World News

pengujuan hardware murahan

Saturday, March 19, 2011

PENGUJIAN :
Agar platform pengujian mencerminkan realitas performa kelas "Value", maka komponen lain yg dipakai (prosesor, motherboard, memory) juga dipilh dari kelas value pula, yaitu prosesor AthlonXP, motherboard PCCHIPS, dan memory Visipro. Untuk mendapatkan perbandingan performa platform yg adil, maka motherboard yg dipakai utk menguji VGA card dipilih yg chipsetnya satu rumpun dengan motherboard yg menggunakan onboard VGA Xabre 200.
Kedua motherboard yg dipakai tsb sama-sama berbasis chipset SiS seri 740 yg sama-sama mendukung DDR400 dan AGP8X.
Pengujian dilakukan dengan 24 macam benchmark yg terbagi dalam 4 macam kategori:
1. Kategori DirectX 7: Quake3
2. Kategori DirectX 8.1: 3DMark2001SE, CodeCreatures, MaxPayne, UT2003,Jedi Knight, RTCW, SeriousSam SE, Comanche4
3. Kategori DirectX 9: 3DMark2003, Aquamark3, X2 The Threat, Tomb Raider AOD, Splinter Cell
4. Kategori Kompatibiltas Efek Grafis: Need For Speed Underground
Sesuai tradisi Reviewland, maka seluruh pengujian dilakukan dalam kondisi standard dan overclock.
Perkecualian adalah bagi Radeon 9200SE yg oleh ATI BIOS-nya dikunci sehingga tidak bisa dioverclock. Untuk VGA ini diuji dalam dua kondisi standard yaitu dengan memory clock 333MHz (standard untuk card dgn memory 5ns) dan 400MHz (standard utk card dgn memory 4ns). Sedangkan core clocknya tidak berubah.
Meskipun cukup banyak crack BIOS utk membuka proteksi overclocking pada Radeon 9700 & 9800, namun tampaknya belum ada crack BIOS utk Radeon 9200SE.
Perlu diingat bahwa VGA card ECS Radeon 9200SE yg dijual adalah dalam kondisi clock standard 200/333. Saya mewajibkan anda untuk mengupdatenya dgn BIOS VGA yg standard clock-nya 200/400, sebab memory yg digunakan ECS adalah memory Hynix 4ns yg seharusnya berjalan di 400MHz, bukan 333MHz. Ini bukanlah tindakan overclocking, jadi semua orang WAJIB melakukannya agar tidak mendapat performa yg buruk !! ----> download bios R9200SE (200/400) di sini

BENCHMARK PLATFORM:

CPU:
- Tbred-B Athlon XP1700 (1.4GHz) overclocked @ 2200 (1.8GHz FSB333) default voltage

CPU Cooler :
- Globalwin FOP38 + Delta 8000 RPM fan (overclocked temp: 32C)

Motherboard :
- PCChips M848LU (Sis 748) support DDR400 & AGP8X ($55)
- PCChips "GAME DEMONIO" M847LU ver 1.5A (Sis 746 + onbvoard Xabre200) ($65)

VGA :
- VGA card Inno3D Geforce FX5200SE - 128MB DDR 64bit ($53)
- VGA card Inno3D Geforce 4MX440SE - 64MB DDR 64bit ($43)
- VGA card ECS Radeon 9200SE - 64MB DDR 64bit ($45)
- VGA card Winfast Geforce 256 DDR - 32MB DDR 128bit ($35)
- VGA onboard Xabre 200 - 64MB DDR 128bit ($10) *
* Harga $10 merupakan asumsi harga motherboard M847LU+Xabre200 ($65) dikurangi harga motherboard M848LU yg tanpa VGA onboard ($55)

Memory DDR :
2 X 256MB Visipro PC3200 (chip Hynix)

Harddisk:
80GB Maxtor ATA133- 7200RPM

Driver:
- ATI Catalyst 4.1
- Nvidia Detonator 53.03
- SiS Xminator 3.08 & 3.57

Windows XP Professional SP1
DirectX 9.1b



KATEGORI 1: GAME DIRECTX 7

QUAKE 3

. . Demo 001. High Quality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---163.3

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400)  ---131.9

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451)  ---117.8

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410)  ---116.4

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) --- 94.6

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 90.7

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 86.0

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 85.8

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 72.7

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 71.3

Quake3 merupakan game berbasis OpenGL yg mengusung feature DirectX 7. Meskipun tergolong game lawas, namun engine-nya cukup banyak diimplementasikan pada game-game baru.
Pada game ini terlihat Xabre 200 onboard mendominasi posisi puncak. Meskipun VGA onboard, namun performa standardnya belum mampu disaingi oleh VGA card lain yg dioverclock sekalipun.
Pada game ini juga terlihat bahwa performa Radeon 9200SE tidak secemerlang keluarga Geforce.
Bahkan Geforce 256 yg notabene Geforce generasi pertama ternyata masih mampu mengalahkan Radeon 9200SE.
GeforceFX 5200SE juga harus mengakui kehebatan Geforce4 MX440SE yg dioverclock.

KATEGORI 2: GAME DIRECTX 8.1

3DMARK 2001SE (build 330)

. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) --- 7333

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) --- 6167

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) --- 5463

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 5078

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 4956

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 4629

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 4326

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 4258

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 3954

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 3569


3DMark2001 merupakan benchmark yg cukup populer & sering menjadi tolok ukur bagi para reviewer maupun overclocker. Sekali lagi terbukti bahwa VGA onboard ternyata mampu mengalahkan semua VGA card kelas value secara telak.
Score yg dihasilkan Xabre 200 onboard melejit sangat tinggi diatas VGA card lainnya. Dalam kondisi standard sekalipun performanya masih belum bisa dikejar oleh VGA card yg dioverclock habis-habisan. Untuk sebuah chip VGA onboard yg nilainya hanya $10, score yg dihasilkan hampir setara dengan VGA card seharga $100.
Sementara itu, Radeon 9200SE dalam kondisi standard mampu membuktikan keunggulannya atas GeforceFX 5200SE. Kita juga dapat melihat bahwa overclocking pada Geforce4 MX440SE mampu memberikan peningkatan unjuk kerja yg sangat banyak.

DRAGOTHIC HIGH DETAIL - 3DMARK 2001SE (DirectX 7 feature)

. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 68.7

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 58.3

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 50.9

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 44.6

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 44.0

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 41.7

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 39.4

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.3

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 33.5

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.6


Dragothic High Detail ini merupakan bagian test ke-2 pada pengujian 3DMark2001 yg lebih menekankan pada kinerja VGA.
Di sini jelas terlihat bahwa Xabre 200 onboard tak terkalahkan baik dalam kondisi standard maupun overclock.
Bahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock sekalipun tak mampu mengalahkan Xabre 200 standard. Sementara itu Radeon 9200SE standard menempel cukup ketat dibawah Geforce FX5200 standard.

NATURE - 3DMARK 2001SE (DirectX 8.1 feature)

. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 20.8

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 20.1

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 17.6

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 16.4

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 14.6

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 14.4

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- NOT SUPPORTED

Nature merupakan bagian pengujian ke-4 dari 3DMark2001. Pengujian ini mengandalkan pada Pixel Shader yg merupakan feature dari DirectX 8.1. Absennya dukungan feature DirectX 8.1 pada Geforce4 MX440SE dan Geforce 256 membuat kedua VGA card ini harus keluar dari arena pertarungan.
Xabre 200 yg dioverclock terlilhat mampu memimpin di posisi puncak.
Berbeda dari pengujian Dragothic sebelumnya, Radeon 9200SE standard (200/400) tampil cukup memukau dengan menempati posisi ke-2, atau dengan kata lain VGA ini merupakan yg tercepat di kelas standard. Keunggulan Radeon 9200SE standard atas Xabre 200 standard mungkin dikarenakan oleh versi pixel shader yg disupport oleh Radeon 9200SE lebih tinggi (versi 1.4) drpd Xabre 200 (versi 1.3).
Sementara itu performa GeforceFX 5200SE standard terlihat sebagai yg paling buruk hingga harus menempati posisi paling akhir.

CODE CREATURES

. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 12.3

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400)---- 10.6

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 10.3

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 9.6

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) ---- 4.9

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ---- 4.4

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- NOT SUPPORTED

Code Creatures merupakan software benchmark ala Nature yg implementasi engine-nya kurang begitu populer, namun cukup berat untuk dijalankan VGA kelas value. Tidak hanya itu saja, software ini bahkan mensyaratkan memory minimal sebesar 512MB.
Karakteristik yg aneh seperti inilah yg mungkin membuat engine-nya tidak dipakai pada kebanyakan game dan akhirnya hanya dikenal sebagai software benchmark semata.
Xabre 200 dengan driver terbarunya (3.57) mampu menepis masalah kompatibilitas dengan engine yg tidak populer semacam ini. Meskipun score yg dihasilkan tidak sebaik GeforceFX 5200SE dan Radeon 9200SE, namun paling tidak benchmark ini mampu diselesaikan oleh chip VGA onboard ini tanpa masalah. Sementara itu nasib sial harus menimpa Geforce4 MX440SE dan Geforce 256 karena tanpa berbekal feature directX 8,mustahil kedua VGA card tersebut dapat menjalankan bechmark ini.

UNREAL TOURNAMENT 2003

. . Default 1024x768 - flyby
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 65.43

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 64.11

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 61.89

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 56.11

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 54.27

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 53.17

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ----- 50.91

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 47.31

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ----- 40.63

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 40.46

Engine Unreal Tournament 2003 cukup banyak dipergunakan di berbagai game yg mengusung feature DirectX 8.1.
Tampaknya engine game ini cukup menyukai Xabre 200 onboard, sebab baik dalam kondisi standard maupun overclock, VGA onboard ini mampu membuktikan keunggulannya atas VGA card lainnya.
Dalam kondisi standard, Radeon 9200SE juga mampu memukul telak GeforceFX 5200SE. Juga terlihat bahwa performa standard Geforce4 MX440SE ternyata tidak jauh berbeda dengan Geforce generasi pertama (Geforce 256).

SERIOUS SAM SE

. . Valley of Jaguar. Quality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 50.2

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 42.1

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.8

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 31.5

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 30.9

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.9

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 29.6

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 25.7

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 24.3

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 22.4

Serious Sam SE merupakan game openGL asal Croatia yg menggunakan engine unik buatan developernya sendiri.
Keunikan engine pada game ini adalah mampu menampilkan area outdoor super luas yg sulit dilakukan oleh developer game sekelas ID Software sekalipun (developer Quake3)
Hasil benchmark membuktikan bahwa lagi-lagi Xabre 200 onboard mampu menunjukkan dominasi total pada game asal eropa timur ini.
Performa standard VGA onboard ini bahkan jauh diatas VGA lain yg sudah dioverclock secara maximal.
GeforceFX 5200SE menunjukkan hasil yg cukup mengecewakan pada game ini. Konyolnya lagi, Geforce 256 yg notabene adalah Geforce generasi pertama ternyata mampu memukul telak kedua saudara mudanya yaitu GeforceFX 5200SE dan Geforce4 MX440SE.
Sementara itu Radeon 9200SE standard (200/400) dan Geforce4 MX440SE yg dioverclock mampu memberikan hasil yg lumayan baik meski masih belum bisa menandingi performa standard VGA onboard Xabre 200.

MAX PAYNE

. . VGA demo . HighQuality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 47.30

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 40.00

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ----- 39.10

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ----- 37.10

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 36.10

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 35.40

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.00

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 31.30

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 30.09

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.00

Max Payne merupakan game yg berbasiskan engine yg same dengan 3DMark2001. Ini tak lain karena developernya pun sama.
Jadi tidak mengherankan bila Xabre 200 onboard lagi-lagi tampil mendominasi di posisi puncak seperti pada benchmark 3D Mark2001.
Radeon 9200SE standard (200/400) juga patut diacungi jempol karena mampu mengalahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock sekalipun.
Sebenarnya performa standard GeforceFX 5200SE pada game ini boleh dibilang agak memalukan karena masih mampu dikalahkan oleh si tua bangka Geforce 256 yg dioverclock.

RETURN TO CASTLE WOLFENSTEIN

. . Checkpoint - HighQuality 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 101.4

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 88.7

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400)---- 87.2

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) --- 86.1

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 76.4

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 73.9

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 69.7

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 64.5

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ----56.0

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) $35 46.8

RTCW merupakan game OpenGL yg berbasiskan engine Quake3 namun telah disempurnakan dengan penambahan feature DirectX 8.1 Shader.
Xabre 200 onboard lagi-lagi memimpin di posisi puncak. Dalam kondisi sama-sama standard maupun overclock, Xabre200 tetap merupakan yg tercepat. Bahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock pun masih belum mampu mengalahkan Xabre 2000 onboard dalam keadaan standard.
Geforce4 MX440SE yg dioverclock juga mampu menunjukkan performa diatas GeforceFX 5200SE.
Dalam keadaan standard, Radeon 9200SE (200/400) juga terlihat lebih unggul dibanding GeforceFX 5200SE

STARWARS JEDI KNIGHT

. . JK2FFA - HighQuality 1024x768x32bit
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 95.2

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 94.3

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 91.3

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 91.3

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) --- 89.3

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 85.2

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 73.2

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 70.8

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 65.9

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 56.7

Sama seperti RTCW, Jedi Knight merupakan game OpenGL yg berbasiskan engine Quake3 namun telah disempurnakan dengan penambahan feature DirectX 8.1 Shader. Namun ada sedikit keganjilan pada game ini dimana performa Xabre 200 seakan terbatasi di 91.3fps. Andaikan tidak terjadi keanehan ini seharusnya performanya dalam keadaan overclock akan melejit tinggi. Ini terlihat dari performa Xabre 200 yg diatas VGA lain dalam kondisi sama-sama standard.
Sementara itu, Geforce4 MX440SE lagi-lagi mampu menunjukkan jati dirinya sebagai jago overclock dengan mengalahkan GeforceFX 5200SE.
Meskipun Jedi Knight menggunakan engine yg sama dengan RTCW, namun performa standard Radeon 9200SE terlihat buruk pada Jedi Knight. VGA keluaran ATI ini bahkan dengan mudah dilibas oleh Geforce4 MX440SE dalam keadaan standard.

COMANCHE 4

. . 1024x768x32bit
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 30.32

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 26.48

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 25.41

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 25.24

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333)---- 23.07

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 22.62

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 22.51

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 21.72

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) --- 21.22

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 17.30

Comanche4 merupakan game yg menggunakan engine buatan Novalogic. Engine ini umum diimplementasikan pada game-game bersuasana outdoor landscape (simulasi pesawat, helikopter, dll).
Geforce4 MX440SE yg dioverclock tampil mengejutkan pada game ini dengan menempati posisi puncak. Tak dapat dipungkiri bahwa VGA ini memang layak dijuluki sebagai si jago overclock.
Sementara itu Radeon 9200SE standard (200/400) juga layak dipuji karena mampu bersaing dgn VGA card lain yg kondisinya dioverclock.
Pada game ini, Xabre 200 onboard tidak tampil seganas sebelumnya, meskipun demikian dalam kondisi overclock ia masih sanggup bertengger di posisi ke-4.

KATEGORI 3: GAME DIRECTX 9

3DMARK 2003 (build 330)

. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 1141

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 966

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 709

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 610

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ----- 508

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 463

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 225

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------- 220

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 199

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 196

3DMark2003 merupakan benchmark yg mencerminkan kinerja VGA dalam menjalankan feature DirectX 9.
Sejujurnya, ini adalah benchmark yg terlau berat bagi semua VGA kelas value yg diujikan disini. Dari ke 4 macam jenis game yg diujikan, hanya game ke-1 yg berjalan dgn framerate yg layak. Game lainnya tampil terpatah-patah seperti pertunjukan slideshow.
Tak mengherankan jika Geforce FX5200SE mampu mendominasi posisi atas, karena VGA card ini adalah satu-satunya VGA kelas value yg mensupport feature DirectX 9. Sementara itu Radeon 9200SE yg merupakan VGA yg mensupport DirectX 8.1 mengekor dibelakangnya, dan diikuti oleh Xabre 200 yg notabene adalah satu-satunya VGA onboard di dunia yg mendukung feature DirectX 8.1. Sementara itu Geforce4 MX440SE dan Geforce 256 yg hanya mensupport feature Directx 7 tentu saja harus puas menempati barisan bawah.

WINGS OF FURY - 3DMARK 2003 (DirectX 7 feature)

. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------  50.8

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------  43.8

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 42.9

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 42.8

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------  40.2

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  37.7

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------  30.8

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 30.2

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 27.3

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  26.9

Pada hasil pengujian Game1 dari benchmark 3DMark2003 terlihat bahwa GeforceFX 5200SE yg dioverlcok mampu menempati posisi puncak. Namun dalam kondisi standard, juaranya adalah Radeon 9200SE (200/400).
Meski pengujian Game1 ini masih mengandalkan feature DirectX 7, namun engine 3DMark2003 cenderung lebih memihak pada VGA dgn feature DirectX 9. Meski demikian Xabre 200 yg dioverclock ternyata masih mampu mengalahkan GeforceFX 5200SE standard.

BATTLE OF PROXYCON - 3DMARK 2003 (DirectX 8.1 feature)

. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------  5.8

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------  4.8

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------  4.1

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  3.6

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 2.5

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------  2.0

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------  NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------  NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  NOT SUPPORTED

Hasil pengujian Game2 dari benchmark 3DMark2003 memperlihatkan framerate yg sangat rendah pada semua VGA kelas value yg diuji. Terus terang, tampilan terasa seperti slideshow yg tersendat-sendat dan mustahil ada oarng yg maumemainkan game dalam kondisi seperti ini.
Meskipun GeforceFX5200SE tampil memimpin, tapi framerate yg cuma 5.8 fps jelas tak layak untuk bermain game.
Meskipun Game2 ini mengandalkan feature DirectX 8.1 namun engine 3Dmark2003 memang terlalu berat bagi VGA kelas value yg mensupport DirectX 9 sekalipun.
Sementara itu, Geforce4 MX440SE dan Geforce256 tak mampu menjalankan pengujian ini karena kedua VGA card tsb tidak mensupport feature DirectX 8.1

MOTHER NATURE - 3DMARK 2003 (DirectX 9 feature)

. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------  7.9

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------  6.9

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------  NOT SUPPORTED

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  NOT SUPPORTED

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510)------  NOT SUPPORTED

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------  NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------  NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------  NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ NOT SUPPORTED

Mother Nature merupakan pengujian dari 3DMark2003 yg menggunakan feature DirectX 9 (PixelShader 2.0).
Hanya GeforceFX 5200SE yg mampu menjalankan pengujian ini. Meskipun demikian hasilnya tak ada artinya sebab framerate yg cuma 7.9fps sama seperti tampilan slideshow yg tak layak dipakai untukbermain game.
Di sini telrihat jelas bahwa adanya feature DirectX 9 pada VGA kelas valeu sebenarnya sia-sia, karena untuk menjalankan feature DirectX 9 dibutuhkan performa tinggi yg jelas tidak dimiliki oleh VGA kelas value.

AQUAMARK 3

. . GFX trimark - Default 1024x768x32bit
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 990

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 933

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  900

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) $10 816

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 810

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------  744

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ------  738

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  648

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365)------  615

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 561

Sama seperti 3DMark2003, Aquamark 3 juga merupakan benchmark yg tergolong berat untuk dijalankan pada VGA kelas value.
Hampir sebagian besar tampilan pengujian berjalan seperti slideshow yg tersendat-sendat. Tidak hanya itu saja, engine Aquamark3 juga agak bermasalah dengan VGA selain ATI. Entah karena ATI berada di balik pembuatan engine benchmark ini atau tidak, namun yg jelas semua VGA keluarga Geforce ditimpa oleh masalah kualitas shadow pada benchmark ini. Selain itu, Xabre200 juga membutuhkan driver versi tebaru (3.57) agar dapat menjalankan benchmark ini.
Mungkin karena kerewelan seperti itulah yg membuat engine Aquamark3 menjadi tidak populer digunakan pada game, kecuali pada game Aquanox saja. Sayangnya game Aquanox itu juga bukan termasuk game yg populer & digemari.
Mengingat developer Aquamark3 cukup akrab dengan ATI, maka tidaklah mengherankan bila Radeon 9200SE standard sekalipun mampu menempati posisi puncak mengalahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock sekalipun.
Sementara itu, Xabre 200 onboard mampu menepis keraguan kompatibilitas dengan driver barunya, performa yg dihasilkan juga sangat bagus untuk sebuah VGA onboard yg menjalankan engine Aquamark3 yg "pilih kasih".

X2 - THE THREAT

. . Rolling demo - default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 35.46

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------  29.62

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------  26.25

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 24.76

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------  24.33

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 24.12

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  22.59

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  22.55

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 21.95

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------  20.60

X2 - The Threat merupakan game explorasi ruang angkasa yg juga tergolong agak berat bagi VGA kelas value. Meski tidak mengimplementasikan feature Pixel shader seperti kebanyakan game DirectX 9 lainnya, namun game ini menerapkan penggunaan DOT3 Bump mapping dan Stencil Buffer secara maximal sehingga membuat beberapa tampilan pengujian masih agak tersendat-sendat bila dijalankan pada semua VGA kelas value yg diujikan disini.
Geforce FX5200SE sebagai satu-satunya VGA kelas value yg mensupport feature DirectX 9 tampil memimpin di posisi puncak, dan diikuti dengan Radeon 9200SE.
Xabre 200 tampil agak mengecewakan pada game ini karena performanya masih sedikit dibawah Geforce 256 DDR.

SPLINTER CELL

. . Tbilisi demo - 1024x768x32bit
Default mode DirectX 9 mode
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 21.22
NOT SUPPORTED

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------  18.43
7.43

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------  18.35
NOT SUPPORTED

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------  18.31
NOT SUPPORTED

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------  16.93
NOT SUPPORTED

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 15.42
NOT SUPPORTED

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------  15.06
5.99

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  13.29
NOT SUPPORTED

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) ------  10.20
NOT SUPPORTED

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ------  7.94
NOT SUPPORTED

SplinterCell merupakan game yg diadopsi dari XBOX. Mengingat XBOX menggunakan VGA buatan Nvidia, maka ketika game ini dibuat versi PC-nya, banyak timbul masalah (bug) dengan VGA card selain Geforce.
Sebagai contoh adalah masalah pada shadow dan mode NightVision pada VGA ATI Radeon.
Namun karena game ini sangat digemari kalangan PC gamer, maka para produsen VGA seperti ATI dan SIS harus mengalah dengan melakukan solusi perbaikan melalui update driver. Namun meski ATI telah mencoba memperbaiknya pada bbrp rilis driver, bug itu tidak 100% hilang sebab pada dasarnya game ini memang berasal dari game yg khusus utk dijalankan di VGA buatan Nvidia (platform XBOX).
SIS juga merilis driver terbaru (versi 3.57), sehingga pengguna VGA Xabre 200 onboard akhirnya dapat memainkan game ini, meski performanya dibawah VGA yg lain.
Meskipun pengguna GeforceFX 5200SE dapat mengaktifkan feature DirectX 9 pada game ini, namun akan terjadi penurunan performa yg luar biasa banyak, sehingga game berjalan dgn framerate yg terlalu pelan untuk dimainkan dengan enak.
Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk VGA card kelas value, game ini idealnya dijalankan pada mode Default.
Anehnya, pada mode default, performa tertinggi justru dihasilkan oleh Geforce 256 yg dioverclock. Padahal VGA ini tak lain adalah geforce generasi pertama yg usianya sudah cukup tua.
GeforceFX 5200SE akhirnya terpaksa harus mengakui kehebatan si tua bangka Geforce 256 DDR dalam kondisi standard maupun overclock.
Sedangkan dalam keadaan standard, performa tertinggi dihasilkan oleh Radeon 9200SE (200/400).

TOMB RAIDER ANGEL OF DARKNESS

. . Paris 1C demo - 1024x768x32bit
DirectX 7 DirectX 8.1 DirectX 9
Fixed Function Pixel Shader 1.1 Pixel Shader 1.4 Pixel Shader 2.0
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------  72.9
11.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT

Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------  61.5
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 59.6
19.1
19.8
NO SUPPORT

Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------  59.4
9.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------  57.5
24.4
19.8
8.1

Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------  50.8
17.9
18.4
NO SUPPORT

Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------  48.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 47.4
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT

Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------  46.3
21.0
17.2
7.2

Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------  31.4
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT


Kebalikan dari game Splintercell yg cenderung lebih memihak ke Nvidia, Tomb Raider AOD merupakan game yg peluncurannya sempat tertunda & diwarnai kehebohan karena adanya masalah kompatibilitas dengan VGA selain ATI Radeon. Atau dengan kata lain, game ini cenderung memihak ke ATI.
Nvidia bahkan sempat protes keras karena performa GeforceFX pada game ini terpuruk jauh. Tidak hanya itu saja, penggunaan bbrp feature DirectX 9 (Pixel Shader 2.0 shadow) pada Geforce FX malah membuat game ini crash.
Akhirnya hanya bbrp feature DirectX 9 saja yg bisa dipakai pada Geforce FX.
Namun, sama seperti pada SplinterCell, penggunaan feature DirectX 9 (Pixel Shader 2) menyebabkan penuruna performa yg sangat banyak. Jadi meski tampilan penuh efek, namun game terlalu pelan utk dimainkan. Adakah yg mau main game dengan menggunakan feature DirectX 9 bila framerate-nya cuma 8 fps???
Jadi boleh dikatakan bahwa adanya feature DirectX 9 pada VGA kelas value sebenarnya sia-sia dan dalam prakteknya tak layak digunakan.
Pada mode DirectX 8.1 (Pixel Shader 1.1 dan 1.4) framerate juga tergolong masih pelan, sehingga keunggulan GeforceFX 5200SE pada pengujian ini juga tak banyak berarti dalam prakteknya.
Sementara itu, karena Xabre 200 hanya mensupport pixel shader versi 1.3 (sama seperti Geforce4 Ti), maka pengujian Pixel Shader versi 1.4 tidak bisa dilakukan, meski demikian pengujian Pixel shader 1.1 bisa dilakukan oleh VGA onboard ini.
Harus diakui bahwa untuk VGA kelas value, mode yg paling layak digunakan utk bermain adalah mode DirectX 7, dimana framerate terasa lancar sehingga game enak dimainkan. Meski pada mode ini beberapa efek hilang, tapi pengaruhnya tidak terlalu terasa. Dan lagi, apalah gunanya tampilan penuh efek bila game berjalan tersendat-sendat.
Pada mode DirectX 7, Xabre 200 yg dioverclock tampil memimpin di posisi puncak. Geforce256 DDR juga masih menunjukkan keperkasaannya ketika dioverclock. Sementara itu Radeon 9200SE (200/400) mampu memimpin di kelas standard.
Ironisnya, GeforceFX 5200SE dan Geforce4 MX440SE performanya terlihat sangat buruk pada mode ini. Setelah dioverclock pun performa kedua VGA andalan Nvidia ini masih dibawah Xabre 200 standard.

KATEGORI 4: KOMPATIBILITAS EFEK GRAFIS

NEED FOR SPEED UNDERGROUND (DIRECTX 9b)

Need for Speed Underground merupakan game balap mobil yg mensupport feature DirectX 9, namun berbagai feature yg disupport game ini akan muncul tergantung dengan jenis VGA yg digunakan.

Efek pada games : Geforce FX
5200 SE
$63 Radeon
9200 SE
$45 Xabre 200
Xabre 200
$10 Geforce4
MX440 SE
$43 Geforce 256
DDR
$35
Car Reflection Update Rate YES YES YES YES YES
Car Reflection Detail YES YES YES YES YES
Car Shadow YES YES YES YES YES
Car Headlight YES YES NO NO NO
Car Geometry Detail YES YES YES YES YES
Crowds YES YES YES NO NO
World Detail YES YES YES YES YES
Road Reflection Detail YES YES NO YES YES
Light Trails YES YES NO NO NO
Light Glow YES YES YES YES YES
Animated textures YES YES YES YES YES
Particle System YES YES YES YES YES
Motion Blur YES YES NO NO NO

GeforceFX 5200SE dan Radeon 9200SE adalah dua VGA card kelas value yg mampu menampilkan seluruh efek pada game ini.
Meski demikian feature Light Trails dan Motion Blur terlalu berat bila diaktifkan pada semua VGA kelas value.
Dan lagi, kedua feature ini juga akan cukup menyulitkan pandangan kita sewaktu bermain game. Oleh karena itu tidak bisa diaktifkannya kedua feature ini pada Xabre 200, Geforce4 MX, dan Geforce256 sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah.

Tidak disupportnya Road Reflection Detail pada Xabre200 membuat tidak ada pantulan basah pada aspal jalanan. Namun Xabre 200 mampu menampilkan Car Reflection Detail secara baik, sehingga pantulan pada permukaan body mobil terkesan mengkilap. Hal seperti ini sebenarnya justru lebih penting drpd Road Reflection. Sedangkan meski Geforce4 MX dan Geforce256 mensupport Road Reflection Detail, namun kualitas Car Reflection Detail-nya sangat buruk sehingga warna-warna cat mobil tidak bisa mengkilap alias kusam. Ini justru lebih menjengkelkan karena kita jadi tak bisa merasakan nikmatnya memilih warna-warna cat yg keren pada mobil.
Namun masalah yg jauh lebih besar pada Geforce4 MX dan Geforce256 adalah tidak disupportnya feature Crowd. Hal ini membuat beberapa tampilan keren tak dapat dinikmati pada kedua VGA ini.

KESIMPULAN : "YESTERDAY PERFORMANCE TODAY"

Seluruh hasil benchmark diatas menunjukkan bahwa kinerja semua VGA kelas value yg diujikan sebetulnya hanya layak untuk dipakai menjalankan feature DirectX 8.1 saja.
Meskipun GeforceFX 5200SE adalah satu-satunya VGA card kelas value yg mensupport feature DirectX 9, namun dalam prakteknya performanya akan menjadi sangat rendah hingga frameratenya tak layak utk dipakai bermain game.
Jadi adanya support feature DirectX 9 pada GeforceFX 5200 tidak boleh dibilang sebagai suatu keunggulan, sebab itu hanyalah "Iming-Iming Marketing" belaka yg tentunya hasil akal-akalan Nvidia.
Orang yg buta teknis tentu akan tertarik dengan adanya support DirectX 9 pada VGA kelas value. Para konsumen awam bahkan rela membayar lebih mahal ($63) utk sebuah VGA GeforceFX 5200SE yg notabene masih tergolong kelas value dan hanya berbekal memory DDR 64bit.
Padahal hasil pengujian telah menunjukkan bahwa performa VGA ini terkadang bahkan masih kalah oleh Geforce 256 DDR yg notabene adalah Geforce generasi pertama yg mengandalkan teknologi 4 tahun yg lalu.
Untuk mengalahkan Geforce4 MX440SE, GeforceFX 5200SE juga sering kesulitan karena kemampuan overclocknya tak sehebat Geforce4 MX440SE.
Kriteria benchmark yg dimenangkan oleh GeforceFX 5200SE sebagian besar hanyalah pada pengujian dgn DirectX 9, dimana framerate yg dihasilkan juga terlalu pelan dan tak layak utk dipakai bermain game.
Sedangkan pada pengujian game DirectX 7 & DirectX 8.1, performa Geforce keluaran terbaru ini seringkali bahkan lebih rendah dibanding generasi Geforce terdahulu.
Bila diumpamakan, kinerja GeforceFX 5200SE sama seperti kinerja pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan sekarang yg sebenarnya juga tak berbeda jauh dengan semasa rezim ORBA dulu. Hanya saja sebutan "orde reformasi" untuk masa pemerintahan sekarang memang terkesan membawa perubahan walau nyatanya tak terlalu jauh berbeda.
Begitu pula kinerja GeforceFX 5200SE juga tak banyak berbeda dgn generasi Geforce sebelumnya, hanya namanya saja yg terkesan baru.

Dari perbandingan seluruh VGA kelas value yg diuji disini, VGA yg paling murah sekaligus paling tinggi performanya adalah VGA onboard Xabre 200. Ini mungkin mengejutkan banyak orang karena performa VGA onboard selalu dianggap remeh.
Tapi jaman telah berubah, dan kini konsumen/penjual komputer harus mau menerima kenyataan bahwa telah muncul VGA onboard yg berhasil mengalahkan VGA card kelas value yg terbaru sekalipun.

Setelah menyaksikan kehebatan performa VGA onboard Xabre 200, sulit rasanya untuk merekomendasikan untuk membeli VGA card value. Namun paling tidak VGA card ATI Radeon 9200SE lebih layak direkomendasikan dibandingkan GeforceFX 5200SE, Geforce4MX440SE, dan Geforce 256. Selain harga VGA buatan ATI ini tidak terlalu mahal (setara harga Geforce4 MX440SE), VGA ini mengusung berbagai kelebihan seperti support feature DirectX 8.1, Dual VGA display, TV-out, dan performa yg juga baik bila menggunakan BIOS VGA utk memory 4ns (200/400).
Perlu lagi saya ingatkan bahwa VGA card ECS Radeon 9200SE yg dijual adalah dalam kondisi clock standard 200/333. Jadi saya mewajibkan anda untuk mengupdatenya dgn BIOS yg standard clock-nya 200/400, sebab memory yg digunakan ECS adalah memory Hynix 4ns yg sangat layak utk berjalan di 400MHz. Sebab bila hal tsb tidak anda lakukan maka kinerjanya akan terlalu rendah, dan tentu jadi tak layak saya rekomendasikan.
Memang harus diakui bahwa performa Radeon 9200SE yg jalan di clock 200/400 sekalipun seringkali belum cukup untuk mengalahkan VGA onboard Xabre 200 yg perkasa & murah meriah itu, tapi bila anda sudah terlanjur memiliki komputer dan belum mau mengganti motherboard, maka Radeon 9200SE bisa menjadi solusi yg cukup murah utk mengganti VGA card lawas anda.
Sedangkan bila anda belum punya komputer dan ingin memiliki komputer murah-meriah tapi powerful untuk main game, maka solusi yg paling tepat adalah menggunakan motherboard PCCHIPS M847LU (VGA onboard Xabre 200).

FANATISME GEFORCE & ANTI VGA ONBOARD: SEPERTI ORANG KAMPUNG DI ESCALATOR

Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak konsumen yg benaknya dipenuhi rasa fanatisme akan merk Geforce. Di otak mereka sepertinya hanya ada VGA bernama Geforce saja. Bahkan disaat ATI kini mulai mengambil alih posisi Nvidia (Geforce) sebagai pemimpin market VGA, masih saja otak para konsumen tersebut tidak berevolusi mengikuti perkembangan jaman.
Geforce4 MX440SE yg notabene VGA berteknologi kuno dan masih dijual mahal, tetap saja masih diagung-agungkan dan direferensikan oleh orang-orang. Padahal dengan harga yg sama, ATI Radeon 9200SE jelas-jelas lebih layak dipilih.
Hal semacam itu bisa terjadi karena otak beberapa konsumen mengalami kesulitan untuk mencerna huruf-huruf baru yg berbunyi "ATI".
Fanatisme dan rasa takut akan hal baru membuat mereka tetap ngotot menggunakan Geforce meskipun itu tipe yg paling bobrok sekalipun. Sama seperti orang kampung yg ketakutan ketika harus mempergunakan escalator di Mall. Rasa takutnya semata disebabkan karena ketidaktahuan akan hal yg baru. Konyolnya lagi, terkadang mereka begitu takutnya kalau terpeleset sampai-sampai mereka melepas sandalnya ketika akan naik escalator. Padahal sewaktu naik escalator justru lebih aman menggunakan alas kaki.
Sungguh ironis ketika menyadari bahwa konsumen dunia IT Indonesia tindakannya kadang tidak jauh berbeda dengan orang kampung yg terlihat tolol ketika berusaha memakai escalator.
Persepsi konsumen & penjual komputer di Indonesia terhadap VGA onboard juga menggelikan seperti perilaku orang kampung diatas. Bila kita melihat iklan-iklan di luaran sana, banyak penjual komputer yg dengan bangganya mencantumkan kalimat "Paket Hemat, no VGA onboard" tapi dispesifikasinya VGA card yg digunakan adalah VGA semacam RIVA TNT 16MB dan terkadang bahkan VGA 8MB yg dipakai. Spesifikasi Paket Hemat seperti ini adalah spesifikasi tolol yg dibuat oleh penjual yg kurang mengikuti teknologi.
Asal tahu saja, VGA onboard masa kini performanya sudah jauh lebih kencang drpd VGA card purba seperti spesifikasi diatas. Bahkan performa VGA onboard Xabre 200 yg dibahas di artikel ini terbukti mampu mengalahkan VGA terbaru seperti Geforce FX5200SE.
Para penjual seringkali berdalih bahwa motherboard dgn VGA onboard tidak memungkinkan upgrade ke VGA card yg lebih cepat. Sebenarnya untuk skala Paket Hemat, upgrade VGA justru kurang relevan dengan tema penghematan. Karena harga sebuah VGA card papan atas seringkali lebih mahal drpd harga total Paket Hemat itu sendiri. Dan lagi performa VGA onboard seperti Xabre 200 baru bisa dikalahkan oleh VGA card yg harganya mendekati $100 ke atas. Apakah seorang konsumen Paket Hemat yg notabene dompetnya tipis mampu membeli VGA dengan harga tsb???

Contoh lain realita yg menggelikan adalah seorang konsumen yg menghendaki komputer berspesifikasi "Paket Hemat" (PaHe) tapi ia rewel tidak mau memakai VGA onboard. Ini adalah contoh jenis konsumen yg tidak mengerti perkembangan terakhir VGA onboard dan konyolnya lagi ia merasa dirinya sudah kaya hingga merasa sudah layak memiliki VGA card.
Terus terang, kalau anda masih belum kaya dan masih buta teknis janganlah menjadi konsumen yg rewel, nantinya anda malah akan ditertawakan oleh orang yg mengerti ketololan anda sebagai konsumen.
Dengan kata lain, bila masih miskin janganlah rewel & banyak omong, tapi berusahalah mendapatkan penghasilan yg lebih banyak.
Pepatah "Konsumen adalah raja" hanyalah berlaku bagi konsumen yg punya banyak uang, dan sebagai seorang raja mereka tentu saja berhak untuk cerewet. Tapi bila belum punya banyak uang janganlah menjadi konsumen yg minta macam-macam.
Anda baru boleh rewel jika berkantong tebal dan cukup tahu soal teknis. Jadi kalau anda masih miskin & buta teknis terimalah spek Paket Hemat dengan VGA onboard. Sebab performa VGA onboard masa kini sudah cukup cepat dan anda akan menghemat lebih banyak uang.

Intinya, janganlah ngotot membeli VGA card kalau uang anda pas-pasan. Bila anda memaksakan diri memakai VGA card dengan kondisi uang pas-pasan, bisa-bisa anda malah mendapat VGA dengan performa yg bahkan tidak lebih baik drpd performa VGA onboard. Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini.....

SPEK 1 (PaHe) SPEK 2 (PaHe) SPEK 3 (PaHe) SPEK 4
Motherboard Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55) PCCHIPS M847LU
($65) Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55) Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55)
VGA RIVA TNT2
32MB ($25) onboard Xabre 200
64MB Geforce4 MX440SE
64MB ($43) Geforce FX 5200SE
128MB ($63)
TOTAL
(mobo+VGA) $80 $65 $98 $118
Score 3DMark2001 < 2000 6100 3900 4600

*NOTE: Performa SPEK2 diatas SPEK 1, 3, dan 4. Untuk mendapatkan performa diatas SPEK2 paling tidak anda harus membuat SPEK dengan harga total berkisar $150 ke atas (jelas bukan SPEK kategori PaHe).
Dengan memilih SPEK2 berarti anda mendapat performa tinggi sekaligus menghemat dana sekitar $100


0 comments:

Post a Comment