World News

Samsung's iPhone Killer Is Coming: Galaxy S II Due This Month

Saturday, August 13, 2011


The Samsung Galaxy S II is widely believed to be the only real competition to the Apple iPhone. And you can't get it -- yet.
Samsung's mobile division has finally announced a date for the release of its hotly anticipated phone, which has sold lavishly in foreign markets. Over 5 million people worldwide have already bought the flagship Android phone in the 85 days it has been on the market -- that's one sold every 1.5 seconds, the company said.
And like Eddie Murphy, it's finally coming to America.
Samsung sent an invitation to journalists early Friday touting "a major product announcement" for Aug. 29. The brief note doesn't mention the Galaxy S II by name, but the star-field background and the Roman numeral two clearly suggest what analysts and enthusiasts alike are saying: The Galaxy is coming.
"It isn't rocket science to understand that it's the Galaxy S II announcement," joked Sasha Segan, lead mobile analyst for PCMag.com. Indeed, the name of an image embedded in the announcement speaks for itself, confirming the information the email itself skirts around: Galaxy_S_II_Invite_v2.jpg.
It isn't an understatement to say that the Samsung Galaxy S II is the strongest competition the iPhone faces.
The phone sports a 4.3-inch, 800x480 screen, a 1.2-GHz processor, fast 4G network connectivity, and a sleek, simple design evocative of the iPhone. By contrast, the Apple iPhone 4  has a 3.5-inch, 960x640 screen, a 1-GHz processor, and a slower, 3G connection.
Bigger and faster? Yes, please.
Though it hasn’t gone on sale yet in the U.S., worldwide sales of the Galaxy S II are copious -- practically obscene. In 24 days, the company sold 1 million units -- enough to reach past the top of Mt. Everest if stacked on end. The 2 million units sold in 42 days would fill two and a half soccer fields.
That's a lot of smartphone. But it's more than that: It's a lot of good smartphones, Segan said.
"If the U.S. versions are anything like the international versions, these are going to be spectacular smartphones," he told FoxNews.com. Segan gave an international version of the phone an Editors' Choice award, calling it the finest Android smartphone available today.
The unannounced Apple iPhone 5 is the elephant in the room, of course (and by the way, the 3 million Galaxy S II phones sold in just over 50 days are as heavy as 100 elephants). The iPhone 5 is widely expected to be coming out in September, Segan noted.
And getting the right price could make all the difference for Samsung. "They don't want to be more expensive than the iPhone," Segan said.
It's impossible to compare the stats or pricing for any of these yet-to-be-unveiled phones, of course. But that 4G network connection may prove a major difference between the two. 
"Unless Apple has made some sort of secret breakthrough, [the faster LTE network] might make a Verizon iPhone too thick and power-hungry for Apple's demands this year. Apple may skip it for now and wait for smaller and cooler chipsets," Segan noted. 
That faster connection really pays off for anyone surfing a lot of complicated websites or viewing movies over Netflix, he said. 
But in the end, pricing, a final feature set and the design is all up to the carriers. "The mainstream price for a smartphone is $199 with contract," Segan noted. "We're all hoping for $199
READ MORE - Samsung's iPhone Killer Is Coming: Galaxy S II Due This Month

" TEORI KEPEMIMPINAN DALAM BUDAYA JAWA "

Friday, August 12, 2011


dan aku sangat tertarik dengan teori ini..up

Dalam budaya jawa sebenarnya sangat sarat dengan filsafat hidup (ular-ular). Ada yang disebut Hasta Brata yang merupakan teori kepemimpinan, berisi mengenai hal-hal yang disimbolisasikan dengan benda atau kondisi alam seperti :

-Surya
-Candra
-Kartika
-Angkasa
-Maruta
-Samudra
-Dahana
-Bhumi

1. Surya (Matahari) memancarkan sinar terang sebagai sumber kehidupan. Pemimpin hendaknya mampu menumbuhkembangkan daya hidup rakyatnya untuk membangun bangsa dan negaranya.

2. Candra (Bulan), yang memancarkan sinar ditengah kegelapan malam. Seorang pemimpin hendaknya mampu memberi semangat kepada rakyatnya ditengah suasana suka ataupun duka.

3. Kartika (Bintang), memancarkan sinar kemilauan, berada ditempat tinggi hingga dapat dijadikan pedoman arah, sehingga seorang pemimpin hendaknya menjadi teladan bagi untuk berbuat kebaikan

4. Angkasa (Langit), luas tak terbatas, hingga mampu menampung apa saja yang datang padanya.Prinsip seorang pemimpin hendaknya mempunyai ketulusan batin dan kemampuan mengendalikan diri dalam menampungpendapat rakyatnya yang bermacam-macam.

5. Maruta (Angin), selalu ada dimana-mana tanpa membedakan tempat serta selalu mengisi semua ruang yang kosong. Seorang pemimpin hendaknya selalu dekat dengan rakyat, tanpa membedakan derajat da martabatnya.

6. Samudra (Laut/air), betapapun luasnya, permukaannya selalu datar dan bersifat sejuk menyegarkan. Pemimpin hendaknya bersifat kasih sayang terhadap rakyatnya.

7. Dahana (Api), mempunyai kemampuan membakar semua yang bersentuhan dengannya. Seorang pemimpin hendaknya berwibawa dan berani menegakkan kebenaran secara tegas tanpa pandang bulu.

8. Bhumi (bumi/tanah), bersifat kuat dan murah hati. Selalu memberi hasil kepada yang merawatnya. Pemimpin hendaknya bermurah hati (melayani) pada rakyatnya untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyatnya.


Dalam teori kepemimpinan yang lain ada beberapa filsafat lagi yang banyak dipakai , agar setiap pemimpin (Khususnya dari Jawa) memiliki sikap yang tenang dan wibawa agar masyarakatnya dapat hidup tenang dalam menjalankan aktifitasnya seperti falsafah : Ojo gumunan, ojo kagetan lan ojo dumeh. Maksudnya, sebagai pemimpin janganlah terlalu terheran-heran (gumun) terhadap sesuatu yang baru (walau sebenarnya amat sangat heran), tidak menunjukkan sikap kaget jika ada hal-hal diluar dugaan dan tidak boleh sombong (dumeh) dan aji mumpung sewaktu menjadi seorang pemimpin.Intinya falsafah ini mengajarkan tentang menjaga sikap dan emosi bagi semua orang terutama seorang pemimpin.

Mudah mudahan pemimpin kita masih memiliki dan mengamalkan teori2 diatas....happy
kupian dr Om google bigsmile
READ MORE - " TEORI KEPEMIMPINAN DALAM BUDAYA JAWA "

Ning Festin dan Ning Nasya; Bertahan di Pojok Kampung JTV

Istilah Aneh Sering Bikin Terpingkal Sendiri

Siaran berita bahasa Suroboyoan Pojok Kampung JTV meraih penghargaan dari Surabaya Heritage sebagai salah satu pusaka bangsa. Program andalan televisi Satus Persen Jatim tersebut dinilai melestarikan boso Suroboyoan.

SEKARING RATRI-ASTANTO

berita pojok kampung jtvSugeng dalu derek, yo opo kabare? Bengi iki JTV nyopo riko maneh lewat berita boso Suroboyoan, Pojok Kampung. Logat medok itu keluar dari Ning Festin yang menyapa pemirsa JTV tiap malam pukul 21.30. Pembaca berita berkacamata tersebut dengan fasih membawakan berita itu selama 30 menit.

Penampilannya serius dan formal seperti umumnya pembawa berita di televisi. Tak banyak yang tahu, di balik tampang seriusnya itu, dia menahan tawa karena mengucapkan istilah-istilah lucu dan terdengar aneh. ''Ketawa saya baru meledak ketika giliran tayangan iklan diputar,'' kata penyiar bernama asli Festine Rohrich itu. Bukan hanya dia, kru Pojok Kampung lainnya juga ikut terpingkal.

Wanita blasteran Belanda-Kediri tersebut mengaku tidak mudah membawakan berita khas JTV itu. Lima tahun lalu, kali pertama siaran, Festin kerap tergelak ketika mendengar voice over editing (suara reporter di lapangan) ketika berita disiarkan.

Dia juga sering sakit perut karena menahan tawa mendengar istilah aneh yang baru dikenal. Misalnya, empal berewok atau njeketek. Pendengar setia Pojok Kampung pasti tahu, empal berewok adalah istilah untuk menyebut alat kelamin wanita.

Hal-hal kecil seperti itu ternyata membuat ibu satu putra tersebut bertahan di Pojok Kampung. Hanya, dia sedikit resah. ''Pojok Kampung mungkin punya ribuan pemirsa. Namun, kritik yang datang juga tidak sedikit,'' ungkapnya.

Tak jarang, acara yang disiarkan langsung itu mendapat teguran karena penggunaan istilah yang dianggap kurang sopan. ''Istilah yang kami gunakan memang terdengar aneh, namun tidak mesum. Dalam bahasa Indonesia, kata penis mungkin terdengar biasa. Itu hanya masalah kebiasaan,'' jelas wanita yang kerap menjadi MC acara-acara pernikahan tersebut.

Kritik-kritik itu, kata Festine, ada kalanya membangun, tapi kadang juga tidak pada tempatnya. ''Sebenarnya, saya senang banyak orang menggemari acara saya karena lucu. Tapi, di lain pihak, saya ingin mereka tahu bahwa nggak mudah membaca berita dalam bahasa Surobyoan,'' tegasnya.

Dia lantas mengungkapkan pengalamannya beberapa kali mengetes calon pembaca berita Pojok Kampung. ''Mereka umumnya gagal pada tahap seleksi awal, yaitu reading naskah berita,'' ujarnya.

Para calon tersebut, kata pengoleksi buku dan VCD anak-anak itu, sering salah mengucapkan kata, sehingga menimbulkan perbedaan arti. ''Misalnya, kata diteleki yang seharusnya huruf e di depan lebih ditekankan, dibaca apa adanya. Jadinya, artinya bukan dicari seperti yang dimaksud dalam naskah. Tapi diteleki yang artinya -maaf- kejatuhan tai (kotoran, Red),'' ungkapnya lantas tersenyum.

Karena itu, Festine sangat bersyukur Pojok Kampung memperoleh penghargaan dari Surabaya Heritage pada Senin (7/7) di JTV. ''Penghargaan itu bisa dibilang salah satu pembuktian bahwa Pojok Kampung adalah aset Jatim,'' katanya.

Kini, Festine sudah menjadi ikon Pojok Kampung yang punya rating tinggi itu. Ketika rekan-rekan seprofesinya di JTV memilih mengejar impian yang lebih tinggi, wanita 29 tahun tersebut tetap setia di Pojok Kampung. ''Kalau membawakan berita bahasa Indonesia kan sudah biasa, saya lebih suka yang beda,'' ujar wanita kelahiran 24 Januari 1979 tersebut.

Karena Pojok Kampung itu pula Festine banyak dikenal orang. Tak jarang, ketika belanja, dia mendapat diskon khusus dari sang penjual yang kebetulan penggemar Pojok Kampung. Bahkan, beberapa kali dia diwawancarai stasiun TV swasta nasional berkat siaran berita yang dipandunya tersebut.

''Saya senang jika pemirsa menyukai siaran yang saya bawakan. Mereka tertawa, itu menunjukkan tertarik pada acara saya,'' kata wanita yang juga seorang dokter tersebut.

Putri pasangan Ernst Wladimir Rohrich dan Sylvia Maureen itu mengawali karir di JTV saat masih kuliah pada 2002. Acara pertama yang dipandu adalah program berita terkini, Berita Gress. Selanjutnya, ibu Eusebius Rifean Rohrich tersebut beralih ke program lawakan bahasa Jawa, Kentrung Funky.

Dari situ, pihak JTV mulai melihat bakat Festine berbahasa Jawa ngoko maupun boso. Wanita yang fasih berbahasa krama inggil itu pun ditawari mengisi program siaran berita Pojok Kampung episode perdana. Setelah menjalani serangkaian casting, wanita penyuka warna biru dan hitam itu pun terpilih.

Bagaimana dia bisa fasih boso Suroboyo? Ketika menjadi finalis Ning Surabaya 2001, dia harus menjalani masa karantina untuk pemilihan Cak dan Ning. Salah satu pelajaran dalam masa karantina tersebut adalah pemakaian bahasa pakem Suroboyo. Bahasa pakem itulah yang dia praktikkan di Pojok Kampung.

Selain Festine, sebetulnya ada beberapa pembawa berita lain dalam program tersebut. Namun, tak bertahan lama. Sejak enam bulan lalu, Festine punya teman. Dialah Ning Tasya. ''Aku nggak kesulitan membawakan Pojok Kampung karena aku asli Surabaya,'' katanya.

Meski begitu, kadang ada kata-kata yang tak dia kenal dalam naskah berita. ''Sebab, kata-kata itu tidak diambil dari boso Suroboyoan saja, tapi dari daerah se-Jawa Timur,'' ungkap pemenang favorit Cak dan Ning 2006 itu.

Tak berbeda dari Festine, mahasiswi semester IV Hubungan Internasional Unair itu kadang juga menahan tawa saat menemukan istilah-istilah yang terdengar aneh seperti hohohihe. ''Semula saya gak ngerti apa artinya hohohihe,'' ujar gadis berambut panjang tersebut. Itu adalah istilah Pojok Kampung untuk orang yang -maaf- berhubungan intim.

Agar tak tertawa saat siaran, dia biasanya menyiasati dengan membaca naskah lebih dulu sebelum siaran. ''Kalau lucu, aku tertawa terbahak-bahak bersama kru yang lain,'' katanya lantas tersenyum. Saat siaran, dia mencoba tidak tertawa. ''Syukur selama ini aku bisa menahan tawa,'' ungkapnya.

Pemilik nama lengkap Natasha Karina Ardiani itu mengaku enjoy membawakan Pojok Kampung. ''Krunya ramah, baik, dan lingkungannya kekeluargaan,'' tegasnya.

Lebih dari itu, Pojok Kampung merupakan salah satu bentuk awareness budaya Surabaya. ''Dengan Pojok Kampung itu, masyarakat bisa lebih kenal dengan bahasa yang hampir punah ini,'' kata gadis kelahiran 27 Januari 1990 tersebut.

Sebelum tampil di Pojok Kampung, Tasya banyak dikenal. Dia Ning Favorit 2006. Sejak dua bulan lalu, dia juga cuap-cuap di Colors Radio sebagai penyiar. Hanya, bukan sebagai Ning Tasya, tapi Tasya Karina.

Bedanya dari siaran di radio, presenter TV lebih memerlukan kesiapan. ''Presenter TV berhadapan dengan kamera. Jadi, tingkah laku harus ditata sebaik mungkin. Kalau di radio, kita bisa lebih komunikatif, ekspresif, sehingga interaksi antara pendengar dengan penyiar lebih enak,'' jelasnya.

Meski tergolong baru, Tasya tidak canggung di depan kamera. Padahal, ''Aku gak ada persiapan sebelumnya. Aku ditawari jadi presenter, aku coba, terus ya sampai sekarang.''

Selama enam bulan menjadi pembawa berita Pojok Kampung, Tasya tak jarang menghadapi gojlokan dari teman-teman kampusnya. ''Kadang ejekan dari teman-teman yang membahas atau mengkritik istilah-istilah di Pojok Kampung. Tapi, hal itu tidak menjadi masalah. Malah bisa menjadi masukan,'' ungkapnya.

Dia senang Pojok Kampung mendapat penghargaan dari Surabaya Heritage. Itu berarti Pojok Kampung dipercaya dalam melestarikan budaya boso Suroboyoan.

Dia berharap ke depan Pojok Kampung tetap menjadi media informatif, lebih berguna bagi masyarakat, dan lebih edukatif. ''Tentunya juga tetap melestarikan bahasa Suroboyoan dan Jawa Timuran,'' tegasnya.

Selain itu, perlu membuat format baru dalam siaran. ''Agar lebih fun, cheerful, dan tidak kaku. Misalnya, dengan presenter dua orang. Dengan begitu, suasana jadi lebih hidup,'' ujar gadis cantik itu
READ MORE - Ning Festin dan Ning Nasya; Bertahan di Pojok Kampung JTV

Mahasiswa Surabaya Kembangkan Software Penerjemah Aksara Jawa

Errista Yuniasti, Mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) mengembangkan software aksara Jawa yang dapat mengubah aksara/huruf Latin ke Aksara Jawa dan sebaliknya.

dicontohkan : mahasisiwi ini mencoba menulis "mangan sego telo" pada software miliknya, maka tampilan di bagian bawah muncul tulisan dalam aksara Jawa berbentuk "ho-no-co-ro-ko" yang menafsirkan tulisan latin itu.

"Saya menggunakan Program VB-6 (visual basic ke enam) dan program itu saya namakan Gendhis (gadis)," kata mahasiswi Jurusan Teknik Informatika di Fakultas Teknik (FT) Ubaya yang alumnus SMA 6 Surabaya itu.

Program yang dirancang meliputi huruf, wilangan (angka), aksara murdo, aksara suoro, pepet (ucapan beberapa macam huruf e), aksara urip (ho-no-co-ro-ko), aksara mati (non-vokal), rekan (v, z, sy, dan sejenisnya), sandangan (vokal, konsonan), suku, taling, taling tarung, pangkon, cokro, pengkal, dan capil (spasi).
READ MORE - Mahasiswa Surabaya Kembangkan Software Penerjemah Aksara Jawa

Semar dalam pewayangan Jawa

Pasti nama semar dalam pewayangan Jawa sudah tidak Asing lagi ditelinga kita...aq yang notebene bukan Orang Jawa sudah sejak kecil tau yang nama nya Semar tokoh dalam pewayangan Jawa.
krn waktu kecil aq paling suka membaca komik2 tentang semar dan anak2 nya...kisah nya selain lucu2 juga mendidik...

tapi hingga sekarang mungkin sebagian dari kita tdk pernah tau asal usul Semar...kenapa bentuk fisiknya demikian,bentuk wajahnya dan lain2 tentang Semar.

Disini saya coba ulas dengan singkat semua pertanyaan diatas...walau ini pun saya sadur dar Wikipedia bigsmile p faint ( yang pentingkan Usaha Bro bigsmile )




Semar

Kyai Lurah Semar Badranaya adalah nama tokoh panakawan paling utama dalam pewayangan Jawa dan Sunda. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan kisah-kisah Mahabharata dan Ramayana. Tentu saja nama Semar tidak ditemukan dalam naskah asli kedua wiracarita tersebut yang berbahasa Sansekerta, karena tokoh ini merupakan asli ciptaan pujangga Jawa.

Sejarah Semar

Menurut sejarawan Prof. Dr. Slamet Muljana, tokoh Semar pertama kali ditemukan dalam karya sastra zaman Kerajaan Majapahit berjudul Sudamala. Selain dalam bentuk kakawin, kisah Sudamala juga dipahat sebagai relief dalam Candi Sukuh yang berangka tahun 1439.

Semar dikisahkan sebagai abdi atau hamba tokoh utama cerita tersebut, yaitu Sahadewa dari keluarga Pandawa. Tentu saja peran Semar tidak hanya sebagai pengikut saja, melainkan juga sebagai pelontar humor untuk mencairkan suasana yang tegang.

Pada zaman berikutnya, ketika kerajaan-kerajaan Islam berkembang di Pulau Jawa, pewayangan pun dipergunakan sebagai salah satu media dakwah. Kisah-kisah yang dipentaskan masih seputar Mahabharata yang saat itu sudah melekat kuat dalam memori masyarakat Jawa. Salah satu ulama yang terkenal sebagai ahli budaya, misalnya Sunan Kalijaga. Dalam pementasan wayang, tokoh Semar masih tetap dipertahankan keberadaannya, bahkan peran aktifnya lebih banyak daripada dalam kisah Sudamala.

Dalam perkembangan selanjutnya, derajat Semar semakin meningkat lagi. Para pujangga Jawa dalam karya-karya sastra mereka mengisahkan Semar bukan sekadar rakyat jelata biasa, melaikan penjelmaan Batara Ismaya, kakak dari Batara Guru, raja para dewa.


Asal-Usul dan Kelahiran

Lukisan Semar gaya Surakarta.Terdapat beberapa versi tentang kelahiran atau asal-usul Semar. Namun semuanya menyebut tokoh ini sebagai penjelmaan dewa.

Dalam naskah Serat Kanda dikisahkan, penguasa kahyangan bernama Sanghyang Nurrasa memiliki dua orang putra bernama Sanghyang Tunggal dan Sanghyang Wenang. Karena Sanghyang Tunggal berwajah jelek, maka takhta kahyangan pun diwariskan kepada Sanghyang Wenang. Dari Sanghyang Wenang kemudian diwariskan kepada putranya yeng bernama Batara Guru. Sanghyang Tunggal kemudian menjadi pengasuh para kesatria keturunan Batara Guru, dengan nama Semar.

Bentuk Fisik Semar

Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik, seolah-olah ia merupakan simbol penggambaran jagad raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.

Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda. Ia berkelamin laki-laki, tapi memiliki payudara seperti perempuan, sebagai simbol pria dan wanita. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.


Keistimewaan Semar

Semar merupakan tokoh pewayangan ciptaan pujangga lokal. Meskipun statusnya hanya sebagai abdi, namun keluhurannya sejajar dengan Prabu Kresna dalam kisah Mahabharata. Jika dalam perang Baratayuda menurut versi aslinya, penasihat pihak Pandawa hanya Kresna seorang, maka dalam pewayangan, jumlahnya ditambah menjadi dua, dan yang satunya adalah Semar.

Semar dalam karya sastra hanya ditampilkan sebagai pengasuh keturunan Resi Manumanasa, terutama para Pandawa yang merupakan tokoh utama kisah Mahabharata. Namun dalam pementasan wayang yang bertemakan Ramayana, para dalang juga biasa menampilkan Semar sebagai pengasuh keluarga Sri Rama ataupun Sugriwa. Seolah-olah Semar selalu muncul dalam setiap pementasan wayang, tidak peduli apapun judul yang sedang dikisahkan.

Dalam pewayangan, Semar bertindak sebagai pengasuh golongan kesatria, sedangkan Togog sebagai pengasuh kaum raksasa. Dapat dipastikan anak asuh Semar selalu dapat mengalahkan anak asuh Togog. Hal ini sesungguhnya merupakan simbol belaka. Semar merupakan gambaran perpaduan rakyat kecil sekaligus dewa kahyangan. Jadi, apabila para pemerintah - yang disimbolkan sebagai kaum kesatria asuhan Semar - mendengarkan suara rakyat kecil yang bagaikan suara Tuhan, maka negara yang dipimpinnya pasti menjadi nagara yang unggul dan sentosa.
READ MORE - Semar dalam pewayangan Jawa

Silsilah keluarga

Dalam kehidupan kita tidak bisa terlepas dari hubungan keluarga, dimana sebagai manusia kita lahir di muka bumi dari seorang ibu dan bapak, selanjutnya kita melahirkan atau ikut andil dalam proses adanya terciptanya sebuah janin menjadi seorang manusia. Sehingga dalam silsilah keluarga muncul istilah Buyut, kakek nenek, Bapak ibu , anak, cucu, cicit dan seterusnya, dimana setiap orang mengalami proses secara bergantian. Saat sekarang sang cicit manjadi manusia yang paling muda usianya dalam keluarga, namun pada suatu saat kelak akan menjadi kakek atau nenek yang secara usia paling tua dalam keluarga tersebut.

Setiap manusia mempunyai silsilah garis keturunan, namun tidak semua orang mengetahui secara pasti dan urutan silsilah garis keturunannya. Ada orang yang beruntung masih mempunyai catatan garis keturunan beberapa generasi, mungkin bisa mencapai tujuh generasi atau lebih, namun tidak sedikit orang yang tidak paham siapa orang tuanya atau kakek neneknya. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh proses kehidupan yang dialami orang tersebut, baik karena factor lingkungan atau situasi yang terjadi pada saat itu, atau mungkin factor internal keluarganya.

Fenomena lunturnya silsilah keluarga saat ini sudah banyak terjadi dan hal ini kelihatannya bukan suatu hal yang mencemaskan, meskipun berpengaruh terhadap generasi selanjutnya. Saya ambil contoh di desaku, biasanya setiap desa mempunyai makam leluhur yaitu orang yang pertama kali merintis (bahasa jawa : babat alas ) dan tinggal di desa tersebut. Dari leluhur tersebut maka lahirlah generasi-generasi yang tinggal di desa tersebut sehingga menjelma menjadi sebuah pemukiman dengan jumlah warganya bisa mencapai 500-an, meskipun dalam prosesnnya ada warga luar daerah yang masuk dan ada warga desa yang keluar daerah, namun dalam perkembangannya penduduk desa tersebut masih mengakui bahwa mereka mempunyai leluhur desa, yaitu orang yang pertama kali merintis adanya desa tersebut.

Andai tidak ada saksi sejarah yang masih hidup. Maka sejarah akan hilang dan hal tersebut disebabkan karena silsilah keturunan tidak di dokumentasikan secara tertulis namun hanya berdasarkan ingatan. Dalam kejadian tersebut tentunya kita tidak bisa menyalahkan siapapaun, namun sebagai catatan kita akan pentingnya sebuah catatan tertulis.
READ MORE - Silsilah keluarga

Walisongo dan Pembentukan Mistisisme Islam Jawa


Diskursus sejarah masuknya Islam di Jawa dan cara penyebarannya menurut pendapat yang paling dominan mengatakan bahwa Islam disebarkan melalui perdagangan seperti diungkapkan oleh sejarawan asal Belanda Wertheim dan Pijnapel.
Namun demikian, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa Islam tersebar di Jawa dilakukan oleh para dai sufi dari wilayah Bengal sebagaimana dinyatakan oleh Fatimi, John, dan Tjandrasasmita. Faktor keberhasilan dai sufi dalam
berdakwah adalah kemampuan dai sufi untuk mengakomodasi ‘keyakinan lokal’ yang kemudian mewujud dalam berbagai kemasan ritual Islam. Untuk menguji teori ini, Jhon melakukan studi literature lokal yang memiliki keterkaitan dengan para pengembara sufi yang diyakini oleh penduduk lokal Nusantara pada zaman pra-Islam.

Menurut Babad Tanah Djawi, penyebaran agama Islam di Jawa dilakukan oleh Walisongo. Para wali masing-masing mempunyai pesantren sebagai tempat para santri belajar agama Islam. Mereka bukan saja sebagai pembuka babak baru Islam di Jawa, tetapi mereka juga menguasai zaman berikutnya yang kemudian dikenal dengan ‘ zaman kewalen” (zaman wali). Perkembangan Islam di luar Jawa relatif lebih cepat penyebarannya karena tidak banyak berhadapan dengan budaya-budaya lain, kecuali budaya Hindu-Budha. Di Jawa Islam menghadapi suasana yang kompleks dan halus yang dipertahankan oleh para penguasa/raja. Oleh karena itu, perkembangan Islam di tanah Jawa menghadapi dua jenis lingkungan budaya. Pertama, budaya petani lapisan bawah yang merupakan bagian kelompok terbesar yang masih dipengaruhi oleh animisme-dinamisme. Kedua, kebudayaan Istana yang merupakan tradisi agung yang merupakan
unsur filsafat Hindu-Budha yang diperhalus budaya lapis atas. Penyebaran Islam di Jawa untuk beberapa abad tidak mampu menembus benteng pengaruh kerajaan Hindu yang kejawen. Penyebaran Islam harus merangkak dari kalangan bawah, yaitu ke daerah-daerah pedesaan sepanjang pesisir yang ada pada akhirnya melahirkan komunitas baru
yang berpusat di pesantren. Watak penetrasi dakwah Islam secara damai dan mengajarkan nilai persamaan ( equality)
menjadi pemicu Islam mudah diterima kelompok masyarakat kecil. Konsep stratifikasi sosial (kasta) dalam agama Hindu bagi mereka sudah tidak menarik lagi. Oleh karena itu, datangnya Islam membawa pengaharapan kepada mereka untuk diperlakukan sama dan terbebas dari struktur sosial yang tidak menguntungkan mereka. Dalam konteks politik, kekuatan Islam lambat laun menjadi kekuatan politik, yaitu sebagai kekuatan oposisi ( counter hegemony) dari kekuasaan kerajaan Hindu-Budha. Sejak runtuhnya kerajaan Jawa Hindu Majapahit (1518 M) dan berdirinya kerajaan Islam
Demak, maka dimulailah Islam sebagai bagian dari kekuatan politik. Bahkan dalam penilaian para pujangga, berdirinya kerajaan Demak dipandang sebagai zaman peralihan dari zaman “ kabudhan” (tradisi Hindu-Budha) ke zaman “ kawalen” (wali). Pearlihan ini bukan berarti pembuangan budaya adiluhung zaman Hindu-Budha, namun bersifat pengislaman dan penyesuaian dengan suasana Islam. Peralihan ini melahirkan bentuk peralihan yang berupa ‘ sinkretisme” antara warisan budaya animisme-dinamisme dan unsur-unsur Islam. Dakwah Islam dilihat dari interaksinya dengan lingkungan sosial budaya setempat, berkembang dengan dua pendekatan yang nonkompromis dan kompromis. Pendekatan nonkompromis adalah dakwah Islam dengan mempertahankan identitas-identitas agama serta tidak mau menerima budaya luar kecuali budaya tersebut seirama dengan ajaran Islam. Pendekatan kompromis (akomodatif) adalah pendekatan yang berusaha menciptakan suasana damai, penuh toleransi, sedia hidup berdampingan dengan pengikut agama dan tradisi lain yang berbeda tanpa mengorbankan agama dan tradisi agama masing-masing ( cultural approach).
Tampaknya para wali di Jawa dalam berdakwah lebih memilih pendekatan kompromistik mengingat latarbelakang sosiologis masyarakat Jawa yang lengket tradisi nenek moyang mereka. Para wali menyusupkan dakwah Islam di kalangan masyarakat bawah melalui daerah pesisir yang jauh dari pengawasan kerajaan Majapahit. Para wali dan segenap masyarakat pedesaan membangun tradisi/budaya baru melalui pesantren sebagai basis kekuatan. Kekuatan-kekuatan yang digalang para wali pada akhirnya menandingi kekuatan wibawa kebesaran kerajaan Jawa Hindu yang semakin lama semakin surut dan akhirnya runtuh. Pergulatan antara Islam dengan budaya Jawa dapat kita temukan wujud nyatanya pada gelar-gelar raja Islam yang dipinjam dari mistik Islam. Dalam silsilah geneologis, meskipun raja-raja Jawa masih diklaim sebagai keturunan dewa, tetapi akar geneologis teratas dilukiskan dalam konsep nur-roso dan nur-cahyo. Menurut silsilah keraton, nur-roso dan nur-cahyo inilah yang melahirkan nabi Adam dan dewa-dewa sebagai kakek moyang raja-raja Jawa. Istilah nur-roso dan nur-cahyo walaupun konotasinya bersifat jawa, namun substansinya mengajarkan kepada konsep nur-Muhammad.

Gambaran dari adanya akulturasi unsur Islam dan Jawa pada akhirnya melahirkan budaya sintesis. Berikut ini sebuah sintesis yang terdapat dalam kitab Babad Tanah Djawi (sejarah tanah jawa) sebagai berikut. Inilah sejarah kerajaan tanah jawa, mulai dengan nabi Adam yang berputrakan Sis. Sis berputrakan Nur-cahyo, nur-cahyo berputrakan nur-rasa, nur-rasa berputrakan sang hyang tunggal…. Istana batara guru di sebut Sura laya (nama taman firdaus Hindu). Dari kutipan naskah babad tanah Djawi di atas, tampak jelas adanya akulturasi timbal balik antara Islam dengan budaya Jawa dengan mengakomodir kepentingan masing-masing. Dalam proses interaksi ini, masuknya Islam di jawa tidaklah membentuk komunitas baru yang sama sekali berbeda dengan masayarakat sebelumnya. Sebaliknya, Islam mencoba untuk masuk ke dalam struktur budaya Jawa dan mengadakan infiltrasi ajaran-ajaran kejawen dengan nuansa islami. Pementasan wayang sering disimbolkan sebagai gambaran kehidupan manusia dalam menemukan Tuhannya. Lakon-lakon yang ditampilkan merupakan ajaran-ajaran syari’at untuk membawa penonton pada nuansa yang religius. Oleh karena itu, wayang dianggap sebagai bagian dari acara religius untuk mengajarkan ajaran-ajaran ilahi. Seorang dalang dipersonifikasikan sebagai ‘Tuhan’ yang dapat memainkan peran dan nasib orang (wayang). Pelukisan ini ditafsirkan
secara ortodoks sebagai deskripsi puitis mengenai takdir.

Dilihat dari intensitas pengamalan ajaran-ajaran agama, masyarakat Jawa terbagai menjadi dua, yaitu kelompok santri dan kelompok abangan. Kelompok santri adalah kelompok masyarakat yang selalu mendasarkan perbuatanya pada ajaran-ajaran agama. Sedangkan kelompok abangan masih mendasarkan pandangan dunianya pada tradisi Hindu-Budha atau kebudayaan Jawa. Di jawa Tengah bagian selatan, misalnya, pergulatan santri dan abangan justru didominasi oleh
kelompok abangan.

catatan penting : "saya harap tidak ada penafsiran yang salah dari postingan ini. Tulisan ini saya ambil tanpa perubahan apapun dari tulisan Bapak RIDWAN beliau adalah Magister Agama (M.Ag.), dosen tetap Jurusan Hukum Islam (Syari’ah) STAIN
Purwokerto. Bukunya yang cukup popular adalah: Membongkar Fiqh Negara (Yogyakarta: PSG
STAIN Purwokerto & Unggun Religi, 2005)."
READ MORE - Walisongo dan Pembentukan Mistisisme Islam Jawa

Kedhutan

Kedhutan

Wong jawa pancen unik , apa saja bisa dijadikan pertanda, mulai ngimpi nganti kedhutan ya dianggeb sebagai pertanda.

Dibawah ini sebagian arti dari tanda-tanda kedhutan :

Bila ada kedutan pada sekujur kepala, maka alamat akan mendapat harta dan dikasihani orang lain.
Bila ada kedutan pada dahi bagian kanan, maka alamat akan mendapat harta yang halal.
Bila ada kedutan pada dahi bagian kiri, maka alamat akan mendapat kebahagian dari sanak kerabata, handai tolan dan merasa senang.
Bila ada kedutan pada ubun-ubun, maka alamat akan diangkat menjadi seorang pejabat.
Bila ada kedutan pada alis bagian kanan, maka alamat akan melihat kekasihnya.
Bila ada kedutan pada alis bagian kiri, maka alamat akan melihat kekasihnya.
Bila ada kedutan pada pelupuk mata, bagian kanan, maka alamat akan mendapat harta yang halal.
Bila ada kedutan pada pelupuk mata bagian kiri, maka alamat akan bertemu dengan orang tuanya yang datang dari jauh.
Bila ada kedutan pada pelupuk mata bawah bagian kanan, maka alamat akan menangis.
Bila ada kedutan pada pelupuk mata bawah bagian kiri, maka alamat akan berjaga-jaga / waspada.

Bila ada kedutan pada telinga kanan, maka alamat akan mendapat harta yang baik.
Bila ada kedutan pada telinga kiri, maka, alamat akan kedatangan keluarga dari jauh.
Bila ada kedutan pada belakang telinga, kanan, maka alamat akan mendapat uang.
Bila ada kedutan pada belakang telinga, kiri, maka alamat akan sindiran orang lain..
Bila ada kedutan pada pelipis kanan, maka alamat akan mendapat kesenangan.
Bila ada kedutan pada pelipis kiri, maka alamat akan marah dan kehilangan.

Bila ada kedutan pada pipi kanan, maka alamat akan mendapatkan pekerjaan.
Bila ada kedutan pada pipi kiri, maka alamat akan sakit di perantauan.

Bila ada kedutan pada lambung bagian kanan, maka alamat akan bantah-bantahan.
Bila ada kedutan pada lambung bagian kiri, maka alamat akan berbicara jelek.

Bila ada kedutan pada dagu bagian kanan, maka alamat akan dimuliakan oleh orang tua atau mendapat harta.
Bila ada kedutan pada dagu bagian kiri, maka alamat akan mendapat pekerjaan dari seorang kepala.

Bila ada kedutan pada tenggorokan bagian kanan, maka alamat akan mendapat kesusahan.
Bila ada kedutan pada tenggorokan kiri, maka alamat akan mendapat kesenangan.

Bila ada kedutan pada leher bagian kanan, maka alamat akan sakit dari marabahaya.
Bila ada kedutan pada leher bagian kiri, maka alamat akan mendapat kesenagan atau akan berjalan jauh.

Bila ada kedutan pada ketiak bawah bagian kanan, maka alamat akan kehilangan
Bila ada kedutan pada ketiak bawah bagian kiri, maka alamat akan ada berita dari jauh

Bila ada kedutan pada pundak bagian kanan, maka alamat akan bantah-bantahan
Bila ada kedutan pada pundak bagian kiri, maka alamat akan dicintai orang lain

Bila ada kedutan pada belikat bagian kanan, maka alamat akan mendapat kesenangan.
Bila ada kedutan pada belikat bagian kiri, maka alamat akan dimuliakan oleh orang lain.
Bila ada kedutan pada belikat bagian kiri, maka alamat akan dimuliakan oleh orang lain.

Bila ada kedutan pada perut bagian kanan, maka alamat akan mendapat rizqi yang banyak.
Bila ada kedutan pada perut bagian kiri, maka alamat akan mendapat kebaikan.

Bila ada kedutan pada lengan kanan, maka alamat akan bertemu dengan kekasihnya.
Bila ada kedutan pada lengan kiri, maka alamat akan dilamar orang atau mendapat uang namun lama.
Bila ada kedutan pada siku kanan, maka alamat akan marah.
Bila ada kedutan pada siku kiri, maka alamat akan datang kekasihnya.
Bila ada kedutan pada telapak tangan kanan, maka alamat akan mendapat harta.
Bila ada kedutan pada telapak tangan kiri, maka alamat akan mendapat harta dari orang lain.

Bila ada kedutan pada punggung bagian kanan, maka alamat akan kedatangan penghulu.
Bila ada kedutan pada punggung bagian kiri, maka alamat akan berbuat jelek.
Bila ada kedutan pada pantat bagian kanan, maka alamat akan kedatangan sanak famili.
Bila ada kedutan pada pantat bagian kiri, maka alamat akan kawin.

Bila ada kedutan pada tumit bagian kanan, maka alamat akan mendapat kesenangan atau akan berjalan jauh.
Bila ada kedutan pada tumit bagian kiri, maka alamat akan mendapat uang.
Bila ada kedutan pada telapak kaki kanan, maka alamat akan berjaga-jaga / berprihatin.
Bila ada kedutan pada telapak kaki kiri, maka alamat akan bepergian jauh.
READ MORE - Kedhutan

* Fixed issue where Session Manager submenu was missing on Firefox for Mac


  • Fixed issue where Session Manager submenu was missing on Firefox for Mac

Version: 0.7.6 - (July 27, 2011)
  • Additions:
    • Added the do_not_color_toolbar_button hidden, logging_to_console, update_message and allowNamedReplace hidden preferences to options window.
    • Added option to not overwrite app tabs when loading sessions. This does not apply when loading the previous browsing or crashed session at startup since the app tabs are already in those sessions. Be careful using this as it could result in the app tab duplicating if loaded session contains the same app tab.
    • Added option to hide icon from menu item in tools and app menu.
    • Added name and url of last closed tab to undo toolbar button.
    • Added Greek and Slovenian locales
  • Fixes:
    • Fixed issue that could prevent the "Save and restore at startup" button from appearing at shutdown.
    • Fixed issue where open window sessions at the time of a crash would not be saved if user chose to not restore the crashed session.
    • Update options window if preferences are changed while window is open.
    • Changed the tools and app menu icon so it should display correctly in OS X.
    • Fixed potential issue that could occur when importing settings saved under an older version of Session Manager.
    • When appending tabs to a window, attempt to keep tab grouping. Might not always work since Firefox's grouping functionality doesn't use session data.
    • Fix for potential compatibility issue with Firefox 7. The change to Firefox 7 might be reverted before it is released, but I fixed my code anyway.
    • Update toolbar button tooltips when leaving tab groups UI.
    • When opening multiple windows at startup (for example clicking a link in another program), don't overwrite the additional windows when loading a session at startup.
    • Restore autosave and window sessions loaded from previous browsing session at startup.
    • Prevent multiple session prompts from displaying at startup.
    • Fixed issue where session backup files may not be removed if user chooses to not save any backup files.
  • Changes:
    • Updated text in save window to indicate that right clicking on an existing session will display that session's contents.
    • When deleting part of a session show different confirmation prompt then when deleting entire session.
    • Updated text in delete window to indicate that individual tabs can be deleted from sessions.
    • Moved all menu items that open the Session Manager session window to a sub-group. In Firefox 4 and up, clicking the group name itself opens the load window.
    • Attempt to use safe file writing at all times, if possible. This should prevent any possibility of corrupting existing sessions when overwriting them.
  • Removed:
    • Removed support for Firefox 3.5 and SeaMonkey 2.0. APIs that are required by Session Manager are not in these versions and they aren't supported by Mozilla any way.
    • Removed Cache Fixer since it tends to corrupt the cache file data which can cause Firefox to crash. See Firefox bug 529733, specifically comment 37.

Version: 0.7.5 - (March 18, 2011)
  • Fixed issued where backup sessions might not be created successfully on shutdown.
  • Fixed issued in SeaMonkey where user could not restore closed tabs/windows if Session Manager toolbar was not visible.
  • Fixed issue where user could not exit browser after changing encryption setting when there were no saved sessions.
  • Added tooltip and URL in status bar (or Firefox 4 status popup) when hovering over closed tab toolbar button and closed tab menu items.

Version: 0.7.4 - (February 9, 2011)
  • Fixed issue where Clear Private Data check box list would not expand properly if it was collapsed when the window was first opened.
  • Minor tweaks to SeaMonkey toolbar icon sizes.
  • Updated de and sk locales.

Version: 0.7.3 - (February 9, 2011)
  • Fixed issue with toolbar icon being wrong size for some people.
  • Save privacy preference if user sets it to clear sessions on shutdown in Firefox.

Version: 0.7.2 - (February 6, 2011)
  • Fixed issue with browser window moving to first monitor in a multi-monitor setup.
  • Fixed conflicts with other add-ons overlaying the clear private data window.
  • Fixed issue with titlebar getting resized in Firefox 4 under Windows Vista and 7 when tabs were displayed in the titlbar.
  • Fixed regression bug where when using the "Clear Private Data" functionality to remove Session Manager sessions, would delete all sessions regardless of the "Age" setting selected.
  • When using the "Clear Private Data" functionality to clear Session Manager sessions and selecting an "Age", also remove deleted sessions.
  • If there is an I/O error, put name of file or path in the alert box.
  • Fixed some scaling issues with the toolbar icons in Firefox 4. They aren't perfect, but they're better than what was previously displayed.

Version: 0.7.1 - (January 29, 2011)
  • Fixed bug when checking to see if user specified session folder is a directory. Would only cause a problem if user specified a file as the user specified session folder.
  • Fixed issue where continuous errors would popup if user specified a session folder path that did not exist and could not be created. Session Manager will put up a one time error in this case and then use the default session folder.
  • Fixed exception that could occur when closing last browser window under OS X.

Version: 0.7 - (January 26, 2011)
  • Additions:
    • Compatible with Firefox 4.0
    • Added Session Manager menu to Firefox 4.0 application menu. Currently hidden if user sets to hide toolbar menu.
    • Added Deleted sessions sub-menu and settings. Clicking a session in the deleted group will restore the session. The session can be permanently deleted by right clicking on it and selecting delete. The length of time that deleted sessions are kept is controllable by an option in the "General -> Saving & Restoring" options.
    • Added ability to change "browser.sessionstore.max_concurrent_tabs" setting in Firefox 4. This setting controls how many tabs to load simultaneously in Firefox 4.
    • Added URL to tooltip for closed tabs.
    • Added color coding of the Session Manager toolbar button to tell if there is a window session and/or auto-session loaded: yellow for window sessions, aqua for window sessions and lawngreen for both. This can be disabled by setting the extensions.{1280606b-2510-4fe0-97ef-9b5a22eafe30}.do_not_color_toolbar_button hidden preference to true.
    • Added tooltip to Session Manager toolbar button that lists the current active window and autosave sesisons.
    • If the preference is set, active session names are now listed in the titlebar in Firefox 4 when menu toolbar is hidden, unless the window is maximized such that tabs are displayed in the titlebar.
    • Added new larger icons for Firefox 4 add-ons menu.
    • Added icon to Session Manager menu in tools and application menu.
    • Added option to not log to console when logging is enabled - extensions.{1280606b-2510-4fe0-97ef-9b5a22eafe30}.logging_to_console
  • Changes:
    • If the users selects to use their own session folder, use that folder to store the session files instead of creating a "sessions" folder in that folder.
    • Don't backup sessions with no windows in them. This prevents creating corrupted session files, but doesn't fix underlying issue with Firefox returning empty sessions.
    • If a session has no session windows or tabs in it but does have closed window data, restore the closed window. This works around an issue that sometimes occurs at shutdown, where the active window in a backup session is changed into a closed window.
    • Changes to show URL of closed tabs in Awesome bar in Firefox 4. Also now works with Status-4 Evar add-on.
    • Show the "All Files" filter when loading settings file.
    • Move Clear Windows menu item before Clear Tabs menu item to match order of closed windows and tabs.
    • Sessions with nothing but closed windows are no longer considered empty. They will be backed up.
  • Fixes:
    • Fixed major problem when asynchronously reading session files containing Unicode, which would cause Unicode characters to be replaced with garbage characters. Asynchronously reading was introduce in 0.6.9 for enabling/disabling encryption, saving crashed window sessions and doing the one time conversion of Firefox 3 formatted sessions to the new format. Unfortunately there is no way to fix sessions that ended up with garbage characters in them.
    • Prevent creating a backup session if the browser window is never displayed (i.e. no session is created).
    • Fixed error that caused the clear undo tabs, windows, all prompt from displaying even if user chose not to display them again.
    • Prevent browser windows in sessions from loading off screen.
    • Fix possible cause of exception when trying to move corrupted session to corrupted folder.
    • When appending to an auto-save session, don't make the auto-save session active as doing so can result it the session being overwritten instead of appended to.
    • When permanently enabling Private Browsing mode, backup the current session regardless if the setting to saved replaced sessions is set or not.
    • Fixed issue where Session Manager would fail to move corrupt sessions to the corrupt sessions folder and continue to put up errors instead.
    • Switching a loaded auto or window session's group will now preserve the group when the session is auto-saved.
    • Fixed issue with auto and window sessions losing group and stored resolution if no value is entered for time when saved.
    • Fixed issue with name "Session Manager" showing as default name when right clicking and changing group of sessions in tools menu.
    • Work around bug 629291 - Issue with trying to overwrite files with unicode characters creating a new file with unicode characters being replaced by underscores.
  • Removals:
    • Removed compatibility with Firefox 3.0.x. It's old, time to upgrade.
READ MORE - * Fixed issue where Session Manager submenu was missing on Firefox for Mac

Need Help With Firefox? You've come to the right place! Start by searching our site below, or browse our list of popular support articles. If you can't find the answer you need, our community of volunteers are ready to help you find a solution.

Want to contribute?
Sign In or Register
Adobe has released a critical security update for the Flash plugin. For your safety, please make sure your plugins are up to date.

New to Firefox?

Common Questions

Need More Personal Help?

If you can't find the answer you need, our community volunteers are ready to help you find a solution. Ask your question here.

Explore Help Topics

Troubleshooting

Privacy & Security

Using Firefox

Customizing Firefox

Advanced

READ MORE - Need Help With Firefox? You've come to the right place! Start by searching our site below, or browse our list of popular support articles. If you can't find the answer you need, our community of volunteers are ready to help you find a solution.

Firebug Web Development Evolved.

Firebug 1.8.1

getfirebug.com has Firebug 1.8.1! This release has been also uploaded on AMO (it can take some time to appear). Firebug 1.8.1 fixes 13 issues since (1.8.1b1) and is compatible with Firefox 5 and Firefox 6. See also list of fixed issues in Firebug 1.8.1b1 Beta channel on AMO is also updated (1.8.1b2 is the same [...]

Firebug Start Button

A lot of questions on Firebug newsgroup have been related to Firebug icon recently (available on Firefox status bar in the past). This icon is quite important piece of Firebug UI since it represents Firebug entry point and it’s also the only thing visible after Firebug is installed. Since the Firefox status-bar has been abandoned [...]

Firebug 1.8.1b1

getfirebug.com has Firebug 1.8.1b1, also available on AMO beta channel. Firebug 1.8.1b1 fixes 8 issues. We have got great feedback for Firebug 1.8.0 (thanks!) and focused on the most important problems in this release. There was also a lot of question about where is the Firebug icon so, if you are interested read detailed explanation, [...]

Firebug 1.8.0

Firebug Working Group (FWG) is proud to announce the final Firebug 1.8 release! Firebug 1.8 has been also uploaded to AMO, but it can take some time to appear. Firebug 1.8 is based on Firebug 1.8b7 (12 issues fixed) that has been uploaded to AMO to update also the beta channel. We have also started [...]

Firebug 1.8b6

getfirebug.com has Firebug 1.8b6, also available on AMO beta channel. Firebug 1.8b6 fixes 7 issues. John J. Barton has announced a new chapter in his life as he leaves Firebug team and joins Google to work on next gen Web dev tools. John’s tremendous involvement and activity when leading the development effort on Firebug has [...]

Firebug 1.8b5

getfirebug.com has Firebug 1.8b5, also available on AMO in beta channel. Firebug 1.8b5 fixes 23 issues. Compatibility, use following configurations: Firefox 3.6 with Firebug 1.7.3 Firefox 4.0 with Firebug 1.7.3 Firefox 5.0 with Firebug 1.7.3 Firefox 6.0 (Aurora) with Firebug 1.8b5 Firefox 7.0 (Nightly) with Firebug 1.8b5 Post feedback in the newsgroup, thanks! Honza

Firebug 1.7.3, Firebug 1.8b4

getfirebug.com has Firebug 1.7.3 + Firebug 1.8b4 Also uploaded on AMO These releases fix a security issue and so, update is recommended. Of course, users who installed Firebug from AMO or getfirebug.com will be prompted for update automatically by Firefox. Firebug 1.8b4 fixes 3 issues. You can also post feedback in the newsgroup, thanks! Honza

Firebug 1.8b3

getfirebug.com has Firebug 1.8b3 Also uploaded on AMO beta channel We have fixed 11 issues in this version. Firebug 1.8 targets: Firefox 4 and 5. This release also introduces new console API: console.timeStamp(); The method produces time event displayed on Net panel’s timeline. This feature can be used to compare Javascript execution time with HTTP [...]

Firebug 1.8b2

getfirebug.com has Firebug 1.8b2 Also uploaded on AMO beta channel Firebug 1.8 beta 2 fixes 18 issues. We are in beta phase and running full steam ahead to have final 1.8 release around the same time as Firefox 5 release (June 21). Firebug 1.8 final targets: Firefox 4 and 5. Do you want Firebug 1.8 [...]

Firebug 1.8b1

getfirebug.com has Firebug 1.8b1 Also uploaded on AMO beta channel. We reached beta phase, which is also a signal for Firebug extension developers to start compatibility testing. We don’t plan any radical changes in 1.8 branch and from now on the work will be related only to bug or compatibility fixes. This version fixes 5 [...]
READ MORE - Firebug Web Development Evolved.

You’re now running Firefox 3.6.19 what's hot?

For security reasons, we recommend downloading the latest and greatest version.

Your Flash Player is out of date. Never fear, we can help.

To keep you as safe as possible, we recommend you upgrade your Flash Player. Without it, your browser could be less stable and less secure. So get the free update now or learn more.
✖

Firefox is here!

Upgrade today to the latest version:
  • Awesomely fast
  • Brand new look
  • Tons of new features
Release Notes » Firefox Features » Firefox Help
READ MORE - You’re now running Firefox 3.6.19 what's hot?